Feed aggregator

Pimpin Senam Bersama, Noni Hidayat Arsani Ajak Jaga Kebugaran Menuju Porprov Babel 2026

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Fri, 10/23/2026 - 18:34

PANGKALPINANG — Iringan musik dan gerakan senam mewarnai suasana Kantor Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (23/10/2026) pagi.

Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani memimpin langsung Senam Berani dan Senam Serumpun Sebalai yang diikuti para Pengurus TP-PKK tersebut.

Usai senam, Noni Hidayat mengajak Pengurus TP PKK Babel dan masyarakat untuk menjaga kebugaran, sekaligus membangun semangat kebersamaan di tengah persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kepulauan Bangka Belitung 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November 2026.

Melalui kegiatan senam bersama ini juga, lanjut Noni, dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus memperkuat hubungan antarpeserta.

Lebih lanjut Noni menjelaskan, Senam Berani dan Senam Serumpun Sebalai menjadi pilihan untuk mengajak peserta membiasakan pola hidup aktif melalui kegiatan sederhana yang dapat dilakukan bersama-sama.

"Tubuh yang sehat menjadi salah satu modal penting untuk menjalankan beragam kegiatan yang menyentuh kehidupan keluarga dan masyarakat," ungkapnya.

Dengan kondisi tubuh yang sehat, harap Noni, para pengurus dapat menjalankan aktivitas dan pelayanan kepada masyarakat secara optimal. Selain itu, semangat berolahraga semakin tumbuh di lingkungan TP-PKK Babel dan masyarakat luas.

Pantauan media ini, di lokasi senam, Ibu-ibu yang tergabung dalam Pengurus TP PKK Babel, terlihat bersemangat mengikuti setiap gerakan dari senam tersebut.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Idris/ YoskaEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Pemprov Babel Dorong Produk Lokal Jangkau Pasar Internasional

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Wed, 10/21/2026 - 19:18

PANGKAL PINANG—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali berhasil mendorong produk pelaku ekonomi kreatif (ekraf) Babel naik kelas menjangkau pasar internasional melalui Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang digelar 14-18 Oktober 2026.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, melalui Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eko Kurniawan, mengapresiasi atas capaian tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan produk ekonomi kreatif Babel.

“Hasil ini membuktikan bahwa lada Bangka Belitung punya tempat di pasar dunia. Kami berterima kasih kepada pelaku ekonomi kreatif yang menjaga kualitas, dan kami berkomitmen terus mendampingi, mulai dari promosi, perlindungan kekayaan intelektual, hingga akses pasar ekspor,” ujar Eko, Selasa (20/10/2026).

Ke depan, Pemprov Babel akan terus mendorong peningkatan daya saing pelaku ekonomi kreatif melalui fasilitasi promosi, pendampingan legalitas dan perlindungan kekayaan intelektual, serta perluasan akses ke pameran dagang nasional maupun internasional.

Perlu diketahui, pada tahun 2025, pelaku ekraf binaan Pemprov Kepulauan Babel, Billiton Spice, berhasil tembus Pasar Timur Tengah lewat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan asal Oman, INTAJ LJJ, pada sesi Business Matching yang digelar pada 17 Oktober 2025.

Kemudian, pada TEI tahun 2026, Billiton Spice, Kembali berhasil menjangkau pasar eropa ditandai dengan adanya transaksi perdana antara Billiton Spice dengan Notre Dame D'OE, Prancis, pasca pelaksanaan TEI 2026.

Kesepakatan ekspor ini, lanjut Eko, mencakup satu palet berisi 50 karton lada putih Muntok dengan berat kotor 570 kilogram. Nilai transaksi tersebut mencapai €5.440 atau sekitar Rp110 juta, dengan pengiriman perdana dijadwalkan pada 21 Oktober 2026.

Peluang kerja sama ini bermula ketika buyer mengunjungi gerai Pemprov Babel di TEI 2026 dan melihat langsung produk yang dipamerkan. Setelah menilai produk sesuai dengan kebutuhan pasar, buyer memutuskan melakukan pemesanan awal atau trial order sebagai langkah untuk memulai kerja sama perdagangan.

Tidak berhenti pada transaksi pertama, kedua pihak melanjutkan komunikasi untuk membahas persiapan pengiriman dan peluang pemesanan berikutnya. Buyer memperkirakan pemesanan ulang dapat dilakukan sekitar tiga kali dalam setahun, sehingga potensi nilai transaksi dari satu buyer tersebut diperkirakan mencapai sekitar €16.000 atau lebih dari Rp300 juta per tahun.

"Capaian ini memperlihatkan peluang pengembangan lada Babel melalui rantai nilai ekonomi yang menghubungkan komoditas unggulan daerah dengan pengembangan produk dan perluasan akses pasar," ungkapnya.

Selain memperkenalkan rempah khas Babel kepada buyer di pasar internasional, tambah Eko, partisipasi dalam pameran dagang juga menjadi sarana membangun jejaring bisnis yang berpotensi berkembang menjadi kemitraan jangka panjang.

"Melalui upaya tersebut, produk ekonomi kreatif Babel diharapkan semakin dikenal di pasar global, memiliki akses perdagangan yang lebih luas, dan mampu memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian daerah," harapnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: FarisFotografer: JonathanEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Buka UKW XII PWI, Gubernur Dukung Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme Wartawan di Babel

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Wed, 10/21/2026 - 19:05

PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Babel, Eko Sentosa membuka Kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XII yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Babel.

Kegiatan yang berlangsung di Cordella Hotel Pangkalpinang, Rabu (21/10/2026) tersebut, turut dihadiri Dewan Penasehat PWI Pusat, Ketua PWI Provinsi Babel beserta jajaran, unsur Forkopimda Provinsi, Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Tim Penguji Peserta UKW.

Gubernur Hidayat dalam sambutannya disampaikan Kepala Diskominfo Babel, Eko Sentosa mendukung penuh sekaligus memberikan apresiasi terhadap upaya peningkatan kompetensi dan profesionalisme, kualitas, insan pers (wartawan, red) di Bumi Serumpun Sebalai.

Menurutnya, insan pers merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan pembangunan yang selaras dan berkontribusi positif bagi kemajuan daerah.

Eko menjelaskan, di era arus informasi yang bergerak cepat, tantangan dunia kewartawanan semakin kompleks. "Masyarakat tidak hanya membutuhkan berita yang cepat, tetapi yang paling utama adalah berita yang akurat, berimbang, obyektif, serta dapat dipertanggungjawabkan," ungkap Eko.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, disampaikan Kepala Diskominfo Eko, menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pengurus PWI Provinsi Babel atas terselenggaranya kegiatan Uji Kompetensi Wartawan ini.

Melalui Uji Kompetensi Wartawan, lanjut Eko, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi wartawan untuk mengukur profesionalisme, menjaga integritas, serta memperdalam pemahaman terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Pembangunan di Bangka Belitung, kata Eko, tidak akan berjalan optimal tanpa adanya sinergi dan kemitraan yang kritis serta konstruktif dari insan pers.

Pers adalah jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat menyampaikan capaian pembangunan, serta menjadi penopang pengawasan bagi jalannya roda pemerintahan.

"Kami mengajak seluruh wartawan di Bangka Belitung untuk terus menyajikan informasi yang mengedukasi, menyejukkan, serta mampu membangkitkan optimisme masyarakat, khususnya dalam mendorong sektor-sektor unggulan daerah seperti pariwisata, UMKM, dan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua PWI Babel Mohammad Fathurrakhman yang akrab disapa Boy, menyambut baik atas dukungan Pemprov Babel terhadap pelaksanaan UKW Angkatan XII yang berlangsung selama dua hari (21-22 Oktober 2026).

Menurutnya, UKW tidak hanya penting bagi wartawan untuk mengukur kemampuan dan kompetensi dalam menjalankan tugas jurnalistik, tetapi juga memberikan keyakinan kepada narasumber bahwa wartawan yang menjalankan tugasnya memiliki kompetensi yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Uji kompetensi wartawan itu penting. Kenapa penting? Bukan hanya untuk kepentingan wartawannya itu sendiri, tetapi juga untuk memberikan rasa kepercayaan kepada narasumber,” ucapnya.

Dia juga menambahkan, pelaksanaan UKW akan terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen PWI Babel dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

"Alhamdulillah, kita sudah sampai angkatan ke-12. Saya sampaikan juga, UKW ke-12 ini merupakan pelaksanaan UKW pada masa kepengurusan saya yang terakhir. Keberlanjutan UKW ini diharapkan dapat terus menjadi perhatian kepengurusan PWI berikutnya,” tambahnya.

Disisi lain, Ketua Panitia UKW, Budi Rahmad, mengatakan kegiatan UKW ini diikuti 26 wartawan yakni dijenjang Muda diikuti 10 peserta yang dibagi dalam dua kelas. Lalu, jenjang Madya diikuti 10 peserta dalam dua kelas. Kemudian, jenjang Utama diikuti enam wartawan.

"Jumlah peserta kali ini sebanyak 26 orang yang terbagi dalam tiga jenjang yakni Muda, Madya dan  Utama," jelasnya.

Budi juga menyampaikan terimakasih atas dukungan Pemprov Babel dan Dinas Informasi Komunikasi dan Informatika Babel, PWI Pusat dan Babel, para penguji dan Dewan Pers, serta berbagai pihak yang telah banyak memberikan dukungan kegiatan ini.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Ferdinan/FloEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Sambut Hangat! Noni Hidayat Kalungkan Syal Cual ke Ketua Bhayangkari Babel

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Mon, 10/19/2026 - 21:47

PANGKALPINANG – Suasana penyambutan hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kedatangan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang baru, Irjen Agus Wijayanto, bersama Ketua Bhayangkari Daerah Babel, Santi Agus Wijayanto, di Gedung Terminal VIP Bandara Depati Amir, Pangkalpinang.

Kedatangan Kapolda dan istri di Bumi Serumpun Sebalai, Senin (19/10/2026), disambut langsung oleh Gubernur Babel Hidayat Arsani bersama Ketua TP-PKK Provinsi Babel, Noni Hidayat Arsani, ditandai dengan pemasangan destar atau tanjak penutup kepala khas Melayu Babel, serta pengalungan syal berbahan kain cual, salah satu warisan budaya Babel ke Kapolda.

Sementara itu, Noni Hidayat mengalungkan Syal Cual ke Ketua Bhayangkari Babel, Santi Agus Wijayanto dan serangkai bunga. "Selamat datang di Bangka Belitung,” ujar Noni menyambut kedatangan Santi sembari mengalungkan kain syal.

Sapaan hangat dan jabat tangan juga mewarnai pertemuan yang berlangsung dalam suasana keakraban.

Usai prosesi penyambutan, Noni mengajak Santi menuju salah satu ruang VIP untuk beristirahat sejenak. Keduanya bersama rombongan lainnya menikmati suasana ramah tamah dalam balutan kesederhanaan, sembari mencicipi sejumlah hidangan khas daerah.

Lempah kuning menjadi salah satu sajian yang menemani perbincangan hangat tersebut. Hidangan bercita rasa asam dan pedas itu merupakan salah satu kuliner yang lekat dengan kehidupan masyarakat Bangka Belitung. Aneka sayur dan buah turut disajikan untuk melengkapi jamuan.

Penyambutan itu turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Babel Fery Afriyanto beserta jajaran, serta sejumlah pejabat lainnya.

Hubungan yang harmonis di antara para pemimpin daerah tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

 

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Idris/FerdinanEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Noni Hidayat Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Keuangan Babel

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Sat, 10/17/2026 - 20:58

PANGKALPINANG — Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Keuangan Babel dalam pembukaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026 di Alun-Alun Taman Merdeka, Pangkalpinang.

Pengukuhan pada Sabtu (17/10/2026) sore itu, ditandai dengan penyematan selempang dan penyerahan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi sekaligus amanah untuk memperluas edukasi keuangan kepada masyarakat.

Noni mengatakan, penunjukan tersebut menjadi tanggung jawab untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan keuangan, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ibu rumah tangga yang kerap berhadapan dengan persoalan pengaturan keuangan.

Melalui kegiatan TP-PKK, Noni mengaku sering berinteraksi dengan pelaku UMKM. Dari interaksi tersebut, ia menemukan masih ada pelaku usaha yang baru menjalankan bisnis selama tiga hingga empat bulan, tetapi sudah menghadapi kesulitan dalam mengelola keuangan.

“Di situlah mungkin peran saya untuk menyosialisasikan dan mengedukasi bagaimana pengelolaan keuangan yang baik, mana keuangan rumah tangga dan mana keuangan bisnis atau UMKM. Keduanya tidak boleh disatukan supaya semuanya bisa berjalan beriringan dan tepat sasaran,” ujar Noni.

Ia mengingatkan pentingnya meningkatkan budaya literasi di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi. Menurutnya, kemudahan akses informasi seharusnya mendorong masyarakat semakin aktif belajar dan meningkatkan pengetahuan.

“Jangan sampai di zaman digitalisasi ini literasi kita justru menurun. Seharusnya, dengan diiringi teknologi dan digitalisasi, literasi semakin meningkat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Noni turut meninjau sejumlah stan UMKM yang memamerkan produk lokal. Ia juga berbelanja di stan-stan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha daerah.

Kehadiran stan UMKM menjadi sarana bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau konsumen yang lebih luas.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Babel, Eko Wijaya, mengatakan inklusi keuangan dapat menjadi pengungkit pertumbuhan usaha apabila masyarakat memperoleh akses layanan keuangan yang luas dan merata.

Menurutnya, akses tersebut perlu diarahkan untuk mendukung UMKM meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, dan membuka lapangan kerja.

Ia juga mendorong lembaga jasa keuangan agar mendukung pembiayaan produktif dengan mempertimbangkan karakter serta kemampuan membayar pelaku usaha, tidak hanya bertumpu pada jaminan.

Rangkaian kegiatan BIK 2026 turut diisi edukasi keuangan, layanan lembaga jasa keuangan, promosi produk UMKM, serta kegiatan yang mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai pemangku kepentingan.

Sementara itu, Ketua BPD HIPMI Babel, Harry Ardianto Arsani, mendorong pelaku UMKM memanfaatkan transformasi digital dan media sosial untuk memperluas pemasaran.

Ia juga mengajak masyarakat mendukung produk lokal dengan membeli dan menggunakan produk buatan pelaku usaha daerah.

Pembukaan BIK 2026 dihadiri Sekda Babel mewakili Gubernur Babel, sejumlah kepala OPD Pemprov Babel, Pemkot dan Pemkab, lembaga jasa keuangan, pelaku UMKM, serta pemangku kepentingan terkait.

 

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Idris AfFotografer: Ibnu/Yoska/Jo FandiEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Noni Hidayat Salurkan Puluhan Paket Perlengkapan Rumah Tangga untuk Korban Kebakaran Dusun Serdang

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Sat, 10/17/2026 - 19:48

BANGKA SELATAN — Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, menyalurkan 70 paket perlengkapan rumah tangga bagi warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (17/10/2026).

Bantuan tersebut difokuskan pada kebutuhan sehari-hari warga yang mulai bersiap menjalani aktivitas secara mandiri setelah layanan dapur umum berakhir.

Bantuan yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan penerima itu berupa perlengkapan memasak, peralatan mandi, karpet alas tidur, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Bantuan merupakan hasil donasi yang dihimpun dari berbagai organisasi, termasuk TP-PKK Babel, Dharma Wanita, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta pihak lain yang turut membantu warga terdampak.

Penyaluran bantuan dilakukan saat Noni mengunjungi posko pengungsian di SDN 7 Simpang Rimba. Dalam kunjungan tersebut, ia turut didampingi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan, Sekretaris Daerah Babel Fery Afriyanto, serta jajaran pemerintah dan organisasi terkait.

Noni mengatakan, bantuan perlengkapan rumah tangga diperlukan agar warga dapat memenuhi kebutuhan dasar setelah kehilangan barang-barang akibat kebakaran. Menurutnya, bantuan sandang dan pangan telah banyak berdatangan, sehingga kebutuhan peralatan memasak dan perlengkapan rumah tangga juga perlu diperhatikan.

“Dalam kondisi seperti ini, kita perlu melihat apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Bantuan sandang dan pangan sudah banyak disalurkan, tetapi warga juga membutuhkan perlengkapan untuk memasak dan memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Karena itu, kami berupaya menyiapkan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan tersebut,” ujar Noni.

Di tengah penyaluran bantuan, Noni juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi keluarga yang memiliki bayi berusia dua hingga empat bulan. Ia mengingatkan bahwa bayi dan anak-anak memerlukan perhatian khusus, terutama dalam menjaga kesehatan dan keselamatan selama berada di lingkungan pengungsian.

Menurutnya, kondisi pascakebakaran menuntut orang tua lebih waspada dalam memastikan anak-anak berada di tempat yang aman dan terlindung. Perhatian terhadap kelompok rentan menjadi penting agar mereka tetap terjaga selama keluarga menjalani masa pemulihan.

Noni turut memberikan penguatan moril kepada warga agar tetap tabah menghadapi musibah. Ia berharap masyarakat diberikan kekuatan dan kesabaran, serta dapat segera bangkit untuk menata kembali kehidupan mereka.

“Semoga Bapak dan Ibu diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan. Insyaallah, semoga semua kebaikan yang diberikan hari ini menjadi jalan untuk mendapatkan kebaikan yang lebih besar, dan apa yang hilang diganti oleh Allah dengan yang lebih baik,” tuturnya.

Usai mengunjungi posko dan menyerahkan bantuan, Noni bersama rombongan meninjau lokasi hunian sementara yang dibangun tidak jauh dari kawasan terdampak. Rombongan kemudian melihat langsung lokasi kebakaran untuk mengetahui kondisi lahan dan dampak yang ditimbulkan.

Dalam peninjauan tersebut, kawasan yang terbakar dijelaskan memiliki karakteristik lahan gambut yang dapat tergenang air pada kondisi normal, tetapi mengering saat musim kemarau sehingga lebih mudah terbakar. Kebakaran di kawasan itu disebut telah terjadi beberapa kali, dengan kejadian kali ini menjadi yang terbesar menurut keterangan di lokasi.

Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya melihat langsung kondisi warga dan kebutuhan penanganan pascakebakaran.

Gubernur Hidayat Arsani dalam kesempatan itu menegaskan tanggung jawab pemerintah daerah dalam penanganan warga terdampak serta pentingnya koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan untuk mencari solusi lanjutan, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar dan hunian warga.

Saat ini, sebagian warga telah meninggalkan posko untuk sementara tinggal di rumah kerabat, sementara sekitar 70 kepala keluarga masih bertahan di posko pengungsian SDN 7 Simpang Rimba.

Bagi Noni, bantuan yang disalurkan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan barang, tetapi juga menjadi wujud kepedulian dan kebersamaan bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit. Ia berharap dukungan dari berbagai organisasi, pemerintah, dan masyarakat terus mengalir sehingga warga dapat melewati masa pemulihan dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Idris AfFotografer: Ibnu/Yoska/Jo FandiEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Ketua TP PKK Babel Noni Hidayat Siapkan 70 Paket Bantuan untuk Korban Kebakaran Serdang, Alat Rumah Tangga Jadi Prioritas

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Fri, 10/16/2026 - 17:41

PANGKALPINANG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, telah menyiapkan 70 paket bantuan, yang akan disalurkan ke warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan.

Noni Hidayat mengatakan, bantuan berupa pakaian dan bahan pangan telah banyak diterima, sehingga kebutuhan perlengkapan rumah tangga juga perlu mendapat perhatian.

"Dalam kondisi seperti ini, kita perlu melihat apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Bantuan telah dibelanjakan dan dipersiapkan, jenis bantuan yang akan disalurkan juga telah disesuaikan," kata Noni di Pangkalpinang, Jumat (16/10/2026).

"Setelah dikaji, warga juga membutuhkan perlengkapan untuk memasak dan memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Tentunya kami berupaya menyiapkan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," sambungnya.

Oleh karenanya, kata Noni, bantuan yang akan disalurkan nantinya, difokuskan pada perlengkapan rumah tangga yang dibutuhkan warga, untuk kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

Adapun sejumlah bantuan yang disalurkan, lanjut Noni, meliputi karpet alas tidur, kompor gas beserta perlengkapannya, peralatan memasak dan alat dapur, bahan pangan, perlengkapan ibadah, pakaian dalam untuk orang dewasa dan anak-anak, serta kebutuhan dasar kesehatan dan perlengkapan kamar mandi.

"Bantuan ini dihimpun dari kepedulian berbagai organisasi, donatur dan masyarakat, termasuk saya juga secara pribadi turut menyumbangkan sejumlah bantuan. Terima kasih kepada pihak-pihak yang telah menyalurkan bantuan," jelasnya.

Lebih lanjut menurut Noni, bantuan yang tepat sasaran dan dukungan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam membantu warga bangkit setelah kehilangan tempat tinggal maupun barang-barang kebutuhan akibat kebakaran.

Melalui penyaluran bantuan ini, Noni berharap, warga tidak hanya terbantu dalam memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memiliki dukungan untuk mulai menata kembali kehidupan keluarga setelah kebakaran.

"Semoga apa yang disalurkan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” pungkasnya.

TP PKK Babel sebelumnya telah membuka posko bantuan pada 12–16 Oktober 2026. Berbagai macam bantuan yang telah terkumpul dari posko tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu masyarakat yang terdampak musibah.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Idris AfFotografer: Dita/YoskaEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Ketua Forikan Babel Noni Hidayat Sosialisasikan Gemarikan, Sasar Ibu-Ibu Pesisir di Kecamatan Sungai Selan

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Fri, 10/16/2026 - 16:05

BANGKA TENGAH - Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menyosialisasikan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), di Kecamatan Sungai Selan, Bangka Tengah, Jumat (16/10/2026), yang menyasar 80 ibu dengan anak Bawah Dua Tahun (Baduta) dan 40 ibu hamil.

Bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kegiatan yang mengusung tema "Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045" ini, berfokus pada upaya yang dapat dilakukan peserta, supaya ke depannya semakin kreatif dalam mengolah ikan menjadi menu baru dan inovatif, yang bermuara pada meningkatnya kegemaran mengonsumsi ikan.

Noni dalam sambutannya menyoroti kondisi angka stunting di Kabupaten Bangka Tengah, khususnya Kecamatan Sungai Selan, yang masih cukup tinggi, yakni 134 Keluarga Risiko Stunting (KRS) dengan prevalensi sebesar 15,04%.

"Angka stunting di Bangka Tengah, khususnya Sungai Selan ini, masih cukup tinggi, padahal daerahnya kaya akan hasil laut. Pengurus dan Kader PKK di Sungai Selan harus lebih peduli dan aktif bergerak,” ujar Noni, yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Oleh karenanya, Noni mendorong kader PKK untuk memahami dengan baik, bahwa ikan adalah sumber protein, Omega-3 dan Vitamin D, yang sangat dibutuhkan dalam mendorong optimalisasi tumbuh kembang anak-anak di 1.000 hari pertama kehidupan.

Menurut Noni, penanganan stunting idealnya dilakukan secara hulu ke hilir, bahkan sejak fase sebelum pernikahan.

Ia juga meminta para ibu hamil untuk meningkatkan konsumsi makanan bergizi, khususnya ikan. “Hal ini harus dilakukan supaya ibu dan janinnya sehat dan ternutrisi,” jelasnya.

Selain itu, Noni meminta peran aktif dari unsur pemerintah setempat untuk mendukung ketersediaan gizi keluarga mengingat pekerjaan masyarakatnya adalah nelayan.

“Pak Lurah, silakan arahkan nelayan lokal untuk menyisihkan sebagian ikan hasil tangkapan sebelum dijual ke pasar, supaya bisa dikonsumsi keluarga di rumah,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Noni menyerahkan bantuan paket olahan ikan, ke sejumlah warga setempat.

Manfaat dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh warga penerima bantuan, Martina. Ia adalah seorang ibu dengan anak berusia 1,5 tahun.

Bagi Martina bantuan ini, dapat menjadi pilihan menu baru bagi anak dan keluarganya. "Suami saya nelayan, jadi di rumah memang sudah biasa makan ikan. Tapi biasanya cuma saya olah dengan cara digoreng atau dikukus saja," ungkap Martina.

“Ini sangat membantu saya untuk memperkenalkan olahan ikan dengan variasi bentuk dan rasa yang berbeda supaya anak tidak bosan dan makin lahap makan ikannya,” tutupnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: RoyanFotografer: Flori/DinaEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Ketua TP PKK Noni Hidayat Salurkan Bantuan 52 Unit Sanitasi untuk Tiga Desa di Bangka Barat

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Thu, 10/15/2026 - 19:19
BANGKA BARAT — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menyalurkan bantuan berupa 52 unit sanitasi, ke tiga desa di Kabupaten Bangka Barat, yakni Desa Peradong, Desa Teritip dan Desa Pangek. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis, di lapangan Desa Peradong, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Kamis (15/10/2026). Dalam sambutannya, Noni mengatakan, bantuan ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, serta pencegahan stunting melalui peningkatan penyediaan fasilitas sanitasi yang layak. Menurut Noni, stunting tidak hanya berkaitan dengan kekurangan gizi, tetapi dapat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang kurang sehat serta sanitasi yang tidak memadai. "Ketersediaan sanitasi yang layak, menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung kesehatan keluarga dalam pencegahan stunting," kata Noni. Dalam kesempatan itu, Noni mengajak masyarakat, khususnya ibu-ibu di desa setempat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Noni juga mengingatkan masyarakat agar menjaga serta memanfaatkan bantuan sanitasi sesuai dengan fungsinya, membiasakan penggunaan air bersih, mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. “Sebagai Ketua TP PKK, saya bangga apabila ibu-ibu mau bersama-sama dengan pemerintah menjaga lingkungan dan kesehatan keluarga, sehingga kita dapat terus berkembang dan menjadi lebih baik lagi,” ujarnya. Tak lupa, Noni mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas yang telah diberikan dan terus membangun kesadaran akan pentingnya sanitasi layak, sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga sehat dan lingkungan yang bersih. Noni berharap bantuan 52 unit sanitasi ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan di Desa Peradong, Desa Teritip dan Desa Pangek. "Semoga dengan adanya bantuan ini, ke depannya tercipta sebuah lingkungan yang lebih sehat, meningkatnya kualitas hidup masyarakat, serta menumbuhkan peran aktif keluarga dalam mendukung pembangunan kesehatan di daerah," harapnya. Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Bangka Barat, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Barat, Kepala Dinas PUPR Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Forkopimda Kabupaten Bangka Barat, para Kepala Desa dan jajarannya, serta perwakilan warga Desa Peradong, Desa Teritip dan Desa Pangek. Sumber: Dinas KominfoPenulis: FerdinanFotografer: Fnand/Faris AdilEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Bunda Literasi Babel Noni Hidayat Dorong Perpusdes Ikuti Perkembangan Teknologi, Ucapkan Selamat ke Pemenang Lomba

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Wed, 10/14/2026 - 20:50

PANGKALPINANG – Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mendorong perpustakaan desa di seluruh Babel terus berinovasi dan bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi digital agar semakin menarik bagi anak-anak dan masyarakat.

Hal ini karena perpustakaan desa sudah berkembang menjadi pusat edukasi, informasi, dan pemberdayaan masyarakat sesuai kebutuhan lingkungan sekitarnya.

Hal tersebut disampaikan Noni Hidayat dalam acara pengumuman pemenang Lomba Perpustakaan Desa Terbaik Tahun 2026 dan Pemberian Penghargaan Implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) Terbaik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026, di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel, Rabu (14/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Noni menyampaikan apresiasi dan selamat kepada para pemenang lomba tersebut dan berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pengelola perpustakaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan berbagai kegiatan yang bermanfaat.

"Selamat untuk para pemenang. Mudah-mudahan bisa lebih baik lagi. Ini bukanlah akhir, justru menjadi awal dari usaha yang lebih baik dan lebih keras lagi untuk mengajak anak-anak kita, sebagai masa depan Bangka Belitung, agar mau datang ke perpustakaan,” ujar Noni.

Noni juga mengapresiasi pihak instansi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, perangkat desa dan para pengelola perpustakaan dalam meningkatkan kualitas layanan literasi masyarakat.

Perkembangan teknologi digital saat ini, diakui Noni, menjadi tantangan tersendiri dalam meningkatkan minat baca dan kunjungan masyarakat ke perpustakaan.

Karena itu, pengembangan perpustakaan harus diiringi dengan pemanfaatan teknologi agar mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan generasi muda. “Walaupun berada di desa, saya harap digitalisasinya harus kuat dan sama dengan di kota,” tegasnya.

Noni mengajak para Bunda Literasi kabupaten dan kota se-Babel untuk memperkuat kolaborasi dengan mengajak anak-anak lebih aktif mengikuti kegiatan di perpustakaan.

"Melalui sinergi berbagai pihak dan penguatan budaya literasi, kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bangka Belitung dapat terus meningkat," tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Babel Hidayat Arsani mengatakan, pelaksanaan lomba perpustakaan desa merupakan upaya untuk mendorong dan memotivasi perpustakaan desa maupun kelurahan agar memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

 

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, lanjutnya, terus mendorong keberadaan perpustakaan desa sebagai ruang pembelajaran sekaligus tempat masyarakat mengembangkan potensi diri.

"Perpustakaan desa yang aktif dan dikelola dengan baik akan memberikan kontribusi besar dalam membangun masyarakat yang gemar membaca, berwawasan, dan memiliki daya saing,” kata Hidayat.

Dalam kesempatan tersebut, Hidayat Arsani didampingi Noni Hidayat Arsani menyerahkan penghargaan dan hadiah kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan komitmen pengelola perpustakaan desa di kabupaten dan kota se-Babel.

Penghargaan itu diberikan atas upaya meningkatkan minat baca masyarakat, memperluas akses terhadap informasi, serta menghadirkan layanan perpustakaan yang edukatif, inovatif, dan bermanfaat.

Salah satu penerima penghargaan, Deni Irwansyah, Kepala Perpustakaan Desa Buding, Kabupaten Belitung Timur, mengungkapkan rasa syukur setelah perpustakaannya meraih juara pertama dalam lomba perpustakaan desa tingkat  Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Keberhasilan ini, kata Deni, merupakan hasil persiapan dan kerja sama berbagai pihak, termasuk pembinaan dari Perpustakaan Daerah Kabupaten Belitung Timur menjelang proses penilaian tingkat provinsi.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Harapannya, Perpustakaan Desa Pelita Ilmu Rembuding atau Desa Buding bisa menjadi lebih baik lagi, sekaligus menginspirasi perpustakaan-perpustakaan lain untuk mengikuti lomba pada tahun depan,” ujarnya.

Deni berharap penghargaan tersebut menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan layanan dan program perpustakaan sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Vera/Yoska/TulusEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Ketua TP-PKK Noni Hidayat Tegaskan Pencegahan Narkoba Perlu Keterlibatan Mutipihak

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Tue, 10/13/2026 - 18:47

PANGKALPINANG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani mengajak pelajar SMP se-Kota Pangkalpinang menjauhi narkoba serta menolak segala bentuk perundungan dan kekerasan terhadap anak.

Ajakan itu disampaikan Noni saat Sosialisasi dan Deklarasi Cegah Narkoba, Perundungan, dan Kekerasan Anak, di GOR Sahabudin, Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (13/10/2026), dengan diikuti ratusan perwakilan pelajar dari empat SMP yang tersebar di Kota Pangkalpinang.

"Melalui sosialisasi ini, kami ingin mengajak dan menghimbau anak-anak agar menghindari hal-hal tersebut supaya masa depan mereka lebih baik lagi," kata Noni.

Selain itu, lanjut Noni, sosialisasi ini merupakan salah satu upaya strategis pemerintah daerah dalam melindungi generasi muda agar dapat tumbuh dan meraih masa depan yang lebih baik.

"Kegiatan ini juga bertujuan memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai bahaya narkoba serta dampak negatif perundungan, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.

Lebih lanjut, Noni menegaskan, pencegahan narkoba harus dilakukan bersama. Menurut dia, pencegahan narkoba perlu keterlibatan mutipihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, orang tua, dan keluarga, khususnya dalam hal memberikan pemahaman serta menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

"Kita tidak bisa hanya mengandalkan sosialisasi. Dalam hal pencegahan narkoba, semua pihak harus turut ambil bagian," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Noni mengajak peserta kegiatan membangun komitmen pribadi untuk menjauhi narkoba, tidak mudah terpengaruh ajakan teman, serta berani menolak perundungan dalam berbagai bentuk.

Noni berharap, kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan tahun-tahun dengan menyasar kelompok pendidikan yang lebih luas, mulai dari pelajar SMA hingga mahasiswa.

"Mudah-mudahan informasi dan ilmu yang diberikan hari ini bisa mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari," harapnya.

Kegiatan ini, menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN), yang menyampaikan beragam materi tentang bahaya dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Usai mendapat pembekalan materi, peserta mengikuti sesi kuis. Sesi tersebut diikuti dengan antusias oleh para peserta. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya peserta berhasil menjawab pertanyaan kuis dengan benar dan mendapatkan sejumlah hadiah.

Salah satunya El Azzam, siswa kelas VII SMP Negeri 6 Pangkalpinang. Ia mengaku senang dapat mengikuti sosialisasi sekaligus menjawab pertanyaan yang diberikan Noni. "Saya senang ikut sosialisasi ini dan bisa jawab pertanyaan dari Ibu Noni,” ucap El Azzam.

Atas keberhasilannya menjawab pertanyaan di sesi kuis, El Azzam membawa pulang hadiah berupa tas, buku dan tumbler.

Ikuti Senam Berani

Dalam kesempatan itu, Noni bersama ratusan peserta mengikuti senam berani dan senam serumpun sebalai.

Peserta juga tampak sangat antusias mendengarkan tausiah yang disampaikan Ustaz Dede.

Untuk diketahui, kegiatan ini dibuka oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani. Dalam sambutannya, Hidayat menegaskan bahwa anak-anak merupakan generasi penerus yang menentukan masa depan daerah dan bangsa.

"Perlindungan terhadap anak menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan mereka tumbuh dan berkembang di lingkungan yang aman serta terbebas dari narkoba dan perundungan," kata Hidayat.

Selain itu, Hidayat juga memimpin langsung pembacaan deklarasi, sebagai bentuk komitmen bersama untuk mencegah narkoba, perundungan dan kekerasan terhadap anak.

Hidayat mengimbau agar deklarasi yang diucapkan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

"Semoga komitmen bersama ini, melahirkan generasi Bangka Belitung yang berkarakter, berprestasi dan berakhlak mulia ke depannya," pungkasnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Ibnu/FarisEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Ketua TP-PKK Noni Hidayat Apresiasi Kepedulian Donatur untuk Korban Kebakaran Serdang

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Tue, 10/13/2026 - 05:40

PANGKALPINANG – Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menyampaikan keprihatinan atas musibah kebakaran yang menimpa warga terdampak di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan.

Noni berharap masyarakat yang terdampak diberikan kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi ujian tersebut serta berharap kondisi masyarakat segera pulih sehingga aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan normal.

"Saya pribadi turut prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi kepada saudara-saudara kita di Dusun Serdang, Bangka Selatan. Mudah-mudahan masyarakat yang sedang mengalami musibah dan ujian ini diberikan kesabaran, keikhlasan, serta dimudahkan segala urusannya,” ujar Noni saat melihat bantuan dari para donatur di kantor PKK Provinsi Babel, Senin (12/10/2026).

Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) bersama TP-PKK, Dharma Wanita Persatuan dan organisasi wanita lainnya, terus bergerak memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak. Selain itu, pihaknya membuka donasi untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.

Dalam kesempatan itu, Noni menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para donatur yang telah menitipkan bantuan melalui pihaknya, mulai dari pakaian layak pakai, pakaian balita, sembako hingga boneka untuk disalurkan ke korban kebakaran di Serdang.

Menurutnya, bantuan yang diterima telah dipilah dan dikelompokkan berdasarkan jenis barang untuk memudahkan proses penyaluran kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Terima kasih kepada para donatur yang sudah menitipkan donasinya kepada TP-PKK dan DWP. Bantuan ini sudah kami terima, kemudian kami pilah dan tandai sesuai jenisnya, seperti pakaian dewasa laki-laki, pakaian anak-anak, dan lainnya,” ucap Noni.

Noni menjelaskan, pihaknya masih membuka donasi untuk selanjutnya bantuan akan disalurkan ke Bangka Selatan sesuai data dan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.

Dia juga menyampaikan, pendataan terus dilakukan untuk memastikan bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan warga.

“Kami masih menunggu data mengenai kebutuhan lain yang diperlukan di lokasi. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” ujar Noni.

Di akhir penyampaiannya, Noni berharap masyarakat terdampak di Dusun Serdang senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan hingga situasi kembali pulih.

Ia juga mendoakan agar seluruh kebaikan para donatur dibalas dengan pahala, keberkahan, dan kemudahan dalam kehidupan.

“Semoga apa yang sudah diberikan menjadi pahala bagi kita semua, serta mendatangkan keberkahan dan kemudahan. Mudah-mudahan  segera dipulihkan dan kembali beraktivitas seperti biasa,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos PMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Akhiiriyadi,

mengatakan, pihaknya juga terus membantu warga terdampak ke tempat yang lebih aman, layak serta diberikan kebutuhan makan minum dan lainnya.

"Kami sudah mendirikan dapur umum sejak Sabtu malam dan terus melayani kebutuhan konsumsi para korban terdampak, dengan menyediakan makanan tiga kali sehari, yakni pagi, siang, dan sore," kata Akhiiriyadi.

Selain memenuhi kebutuhan pangan, Dinsos PMD Babel juga menerima berbagai bantuan dari masyarakat dan sejumlah donatur. Bantuan tersebut mulai berdatangan sejak Minggu (11/10/2026), meliputi makanan, pakaian, serta kebutuhan lainnya.

“Bantuan sudah dibagikan per KK. Untuk mainan anak-anak, nanti akan kami kelola bersama tim relawan. Anak-anak akan dikumpulkan di posko utama untuk diajak bermain sebagai bagian dari upaya pemulihan trauma atau trauma healing,” ungkapnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Jo FandiEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Dampingi Gubernur Salurkan Bantuan Pendidikan, Ketua TP-PKK Noni Hidayat: Zakat Sejatinya Transparan & Tepat Sasaran

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Mon, 10/12/2026 - 20:51

BANGKA — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani turut mendampingi Gubernur Hidayat menyalurkan bantuan sosial dan pendidikan di Sungailiat, Kabupaten Bangka, Senin (12/10/2026).

Adapun bantuan tersebut berupa 200 paket seragam dan perlengkapan sekolah dengan total nilai mencapai Rp98 juta kepada para siswa perwakilan SMA dan SMK se-Sungailiat serta  bantuan sumur bor di SMAN 2 Sungailiat.

Ketua TP-PKK Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, mengungkapkan dukungannya terhadap penyaluran bantuan yang tepat sasaran ini.

"Hari ini kita bersama Bapak Gubernur dan pihak Baznas hadir langsung untuk menyalurkan bantuan zakat kepada para siswa. Zakat ini sejatinya dihimpun dari masyarakat, dan kini kita salurkan kembali secara transparan dan tepat sasaran langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak kita di dunia pendidikan. Prinsipnya jelas, dari rakyat untuk rakyat, sehingga kebermanfaatannya benar-benar dirasakan langsung oleh umat," ungkap Noni Hidayat.

Sebelumnya, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan pentingnya transparansi pengelolaan dana zakat melalui Baznas yang kini dikelola secara bersih tanpa unsur politik, murni dikembalikan dari rakyat untuk kepentingan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat yang tidak mampu.

"Perhatian dan prioritas pembangunan pendidikan tidak hanya diberikan kepada sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta secara adil tanpa adanya diskriminasi atau keegoan sektoral," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur juga memberikan apresiasi kepada guru serta para tokoh pendidikan senior seperti Usman Muis dan Tikno yang terus mendedikasikan semangatnya untuk kemajuan pendidikan di Bangka Belitung.

"Bagi Bapak/Ibu Guru saya harap terus menjaga  semangat belajar serta mengusung motivasi positif dan Jangan lupa bahagia", tukasnya.

Sementara, Kepala SMAN 1 Sungailiat, Ali Akbar, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan dan perhatian luar biasa dari Gubernur beserta rombongan.

"Kami menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kunjungan Bapak Gubernur Hidayat ke sekolah kami. Kehadiran ini memberikan kebahagiaan tersendiri sekaligus menjadi dorongan semangat bagi para guru dan siswa untuk terus produktif dan bersemangat," ujarnya.

Kegiatan penyaluran bantuan dilanjutkan ke SMA Negeri 2 Sungailiat berupa bantuan fasilitas air bersih sumur bor dengan kedalaman 34 meter guna mengatasi krisis air bersih yang sempat dikeluhkan pihak sekolah.

Bantuan sumur bor tersebut merupakan komitmen dari Gubernur atas laporan yang dia terima. Melalui dana pribadi, Gubernur langsung bergerak cepat merealisasikan pembangunan sumur bor tersebut, sekaligus berjanji akan segera melengkapi fasilitas penunjang lainnya seperti unit penyejuk udara (AC) untuk laboratorium sekolah demi kenyamanan proses belajar mengajar.

Kepala SMA Negeri 2 Sungailiat, Emiliya menyampaikan ucapan terimakasih atas gerak cepat Gubernur Hidayat Arsani menanggulangi permasalahan di institusinya.

"Kami menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Bapak Gubernur atas kehadirannya di SMAN 2 Sungailiat sekaligus solusi nyata dalam mengatasi masalah krisis air bersih di sekolah kami. Berkat perhatian dan bantuan cepat tanggap yang diberikan sejak kunjungan pertama beliau, kendala tersebut kini telah teratasi dengan baik. Semoga segala kebaikan dan kepedulian ini bernilai ibadah serta membawa berkah yang berkelanjutan," tuturnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: IbnuFotografer: Ibnu/FerdinandEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Bangga! Siswi SMAN 1 Pangkalan Baru, Sabita Shafira Wakili Bangka Belitung Pada Gen Halal Championship 2026

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Mon, 10/12/2026 - 16:49

BANGKA TENGAH — Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Salah satu siswi SMAN 1 Pangkalan Baru, Sabita Shafira, berhasil lolos sebagai finalis dan mewakili Babel dalam ajang Gen Halal Championship 2026.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian yang sangat mengembirakan bagi masyarakat Babel, mengingat ketatnya persaingan dengan ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Gen Halal Championship 2026 diikuti oleh 4.525 peserta yang berasal dari 33 provinsi, 177 kabupaten/kota, dan 443 sekolah di seluruh Indonesia. Dari ribuan peserta tersebut, sebanyak 339 peserta berhasil melaju ke tahap semifinal, sebelum akhirnya terpilih 30 peserta sebagai finalis yang akan mengikuti tahap selanjutnya.

Capaian tersebut menunjukkan luasnya jangkauan kompetisi Gen Halal Championship 2026. Peserta yang berpartisipasi tidak hanya berasal dari kota-kota besar, tetapi juga dari berbagai daerah kepulauan dan wilayah yang jauh dari pusat perkotaan.

Di antaranya adalah Kepulauan Anambas yang berada di sekitar kawasan Natuna, Bima di Nusa Tenggara Barat, Waikabubak di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, hingga Ternate di Maluku Utara.

Keberagaman asal peserta tersebut memperlihatkan besarnya antusiasme generasi muda Indonesia dalam mengikuti kompetisi ini.

Selain menjadi ajang persaingan, Gen Halal Championship 2026 juga menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi, memperluas wawasan, serta menunjukkan kemampuan dan prestasi di tingkat nasional.

Keberhasilan Sabita Shafira menembus jajaran 30 finalis menjadi kebanggaan tersendiri bagi dirinya, keluarga, sekolah, serta masyarakat Bangka Belitung. Pencapaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa pelajar dari daerah memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi dan bersaing dalam ajang nasional.

Menanggapi keberhasilannya tersebut, Sabita Shafira menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya, karena dapat melaju hingga tahap final serta membawa nama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan senang bisa lolos menjadi salah satu finalis Gen Halal Championship 2026. Bagi saya, pencapaian ini merupakan pengalaman yang sangat berharga sekaligus menjadi motivasi untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan memberikan yang terbaik. Saya juga merasa bangga karena dapat membawa nama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan SMAN 1 Pangkalan Baru. Semoga pada tahap selanjutnya saya dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan memperoleh hasil yang terbaik,” ujar Sabita, Senin (12/10/2026).

Perjalanan para finalis belum berakhir. Sebanyak 30 finalis yang terpilih dijadwalkan mengikuti Bootcamp Gen Halal Championship pada 6–9 November 2026 di Jakarta dan Bogor. Kegiatan tersebut akan menjadi tahapan lanjutan bagi para finalis untuk menunjukkan kemampuan mereka sebelum memperebutkan posisi juara dan penghargaan yang telah disiapkan oleh penyelenggara.

Dalam kompetisi tersebut, penghargaan yang diperebutkan meliputi juara pertama dengan hadiah sebesar Rp7.500.000, juara kedua Rp5.000.000, juara ketiga Rp3.000.000, harapan pertama Rp2.000.000, harapan kedua Rp1.000.000, harapan ketiga Rp1.500.000, serta hadiah sebesar Rp1.000.000 bagi peserta yang menempati peringkat ketujuh hingga kesepuluh.

Sementara itu, Gubernur Babel, Hidayat Arsani melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Babel, Yudi Suhasri mengapresiasi keberhasilan Sabita Safira, siswi SMAN 1 Pangkalpinang, yang berhasil lolos sebagai finalis kompetisi Gen Halal di tingkat nasional.

Menurut Yudi, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa peserta didik di Bangka Belitung memiliki kualitas dan kemampuan untuk bersaing dengan pelajar dari berbagai daerah, meskipun kompetisi tersebut diikuti ribuan peserta.

“Kita bersyukur salah satu pelajar kita berhasil lolos dalam kompetisi ini. Ini menunjukkan kualitas anak-anak sekolah kita sudah sangat baik dan mampu bersaing untuk menjadi yang terbaik,” ucap Yudi.

Yudi juga menyampaikan apresiasi kepada pihak SMAN 1 Pangkalanbaru, khususnya kepala sekolah dan para guru, yang telah memberikan bimbingan serta mendukung Sabita dalam mengikuti kompetisi tersebut.

Dia berharap, keberhasilan Sabita dapat mencapai hasil terbaik pada babak final sekaligus membawa nama baik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di tingkat nasional.

Lebih lanjut, Yudi menyampaikan, prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di Bangka Belitung untuk terus belajar, tekun mengembangkan pengetahuan, dan berani mengikuti berbagai kompetisi.

Dukungan dari keluarga, pihak sekolah, dan masyarakat, lanjutnya, tentu menjadi dorongan penting agar ia dapat menjalani tahapan kompetisi dengan penuh semangat dan percaya diri.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: IstimewaEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Gubernur Hidayat Gercep Komandoi Bantu Korban Kebakaran Dusun Serdang, Bangun Posko Pengungsian

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Sun, 10/11/2026 - 22:20

PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) terus bergerak cepat (gercep) mengomandoi untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban kebakaran, yang terjadi di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, pada Sabtu (10/10/2026) kemarin, sekitar pukul 15.00 WIB.

Kejadian itu, menyebabkan ratusan rumah hangus terbakar, dan ribuan warga harus mengungsi.

Sebagai respons cepat pemerintah daerah itu, Gubernur Hidayat telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk melakukan mitigasi, serta penanganan dampak sosial dan fisik di lokasi kejadian.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Agus Affandi, mengemukakan bahwa pihaknya telah menjalankan peran dalam mendukung penanganan bencana, baik melalui penyaluran bantuan bagi korban maupun upaya mitigasi bencana.

“Pak Gubernur telah menginstruksikan BPBD, Dinsos PMD, dan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mengirimkan kendaraan operasional kebencanaan, dapur umum, tenda, serta alat-alat kesehatan untuk korban kebakaran di Serdang. Semuanya telah kami laksanakan,” jelas Agus Afandi, di Dusun Serdang, Minggu (11/10/2026) petang.

Agus menerangkan, BPBD Bangka Belitung telah menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC), dan mengerahkan sejumlah sarana dan prasarana untuk mendukung penanganan kebakaran di Dusun Serdang. Adapun sarana dan prasarana yang dimaksud, lanjut Agus, di antaranya 1 unit Mobil Crane dan 1 Paket Tenda Pengungsian.

“Kami di lapangan tidak bekerja sendiri, ada tim gabungan. Mereka juga mengirimkan sarana dan prasarana, seperti 1 unit Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 2 unit Mobil Damkar dari Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, 1 unit Mobil Truck logistik dan 1 unit Mobil Dapur Umum Lapangan (Dumlap) dari Dinsos PMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” jelasnya.

“2 unit Mobil Water Cannon, yang masing-masing dari Brimob dan Dit Samapta Polda Bangka Belitung, 1 Unit Mobil Rescue Tipe II dari SAR Toboali, 1 Unit Mobil Tangki Air BWS PU Bangka Belitung, 1 Unit Mobil Damkar Pemkab Bangka Tengah, Alat Komunikasi, serta berbagai peralatan pendukung lainnya,” sambungnya.

Lebih lanjut, Agus mengungkapkan, saat ini pihaknya bersama Dinsos PMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah membangun dapur umum dan tenda pengungsian di halaman SDN 7 Simpang Rimba, yang menjadi lokasi pengungsian dan evakuasi warga. “Selain itu, pos pengungsian juga didirikan di Masjid Al Muhajirin,” jelasnya.

Saat ditanya terkait penyebab kebakaran, Agus mengatakan, hal tersebut masih telusuri. Menurut dia, tiupan angin kencang dan lokasi yang kering membuat api semakin cepat merambat ke pemukiman penduduk.

“Kebanyakan material rumah penduduk di sana berdinding papan, makanya api cepat merambat. Terkait penyebab, masih ditelusuri. Untuk fasilitas umum yang terdampak, juga masih dalam pendataan. Yang pasti, hingga saat ini tidak ada korban jiwa. Segala data yang beredar belum final dan masih dapat berubah,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani didampingi Sekretaris Daerah, Fery Afriyanto, meninjau langsung lokasi kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu pagi (11/10/2026).

Setibanya di lokasi, Hidayat langsung meninjau tenda pengungsian di SDN 7 Simpang Rimba, kebersihan dapur umum lapangan, serta ketersediaan logistik dan obat-obatan, didampingi Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, Hidayat juga meninjau langsung titik lokasi terdampak.

"Pada tahap pertama, kita utamakan keselamatan warga. Posko pengungsian dan dapur umum telah disiapkan," ujar Hidayat.

Hidayat juga meminta pemerintah daerah mendata kerugian secara akurat agar pemulihan permukiman dapat segera dilakukan. Selain mengapresiasi kesigapan aparat dan relawan, Hidayat menyempatkan diri menyapa para pengungsi serta mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap potensi kebakaran.

Hidayat menegaskan, Pemprov Babel akan terus hadir membantu masyarakat terdampak kebakaran tanpa membedakan wilayah administratif. Penanganan musibah tersebut menurutnya membutuhkan kerja sama antara pemerintah provinsi, Pemkab Bangka Selatan dan berbagai unsur masyarakat.

“Semoga semangat gotong royong dapat meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Fery Afriyanto menyerahkan secara simbolis bantuan masker kepada Bupati Riza Herdavid, yang bertujuan untuk melindungi kesehatan korban dari paparan asap dan debu selama proses pembersihan pascakebakaran.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang dihimpun Tim Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, hingga pukul 18.48 WIB, terdapat 305 rumah warga dan 50 gedung walet habis dilahap si jago merah.

Adapun posko pengungsian, dibangun di dua titik, yakni di SD Negeri 7 Simpang Rimba, yang menampung 300 orang dan di Masjid Al Muhajirin yang menampung 200 orang.

Adapun bantuan telah masuk ke lokasi kejadian, di antaranya beras 242 karung, air mineral 231 dus, indomie 88 dus, telur 90 rak, baju atau pakaian 79 koli, masker 150 boks dan sarung tangan 10 boks.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: J. SupranaFotografer: IstimewaEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Di Era Kepemimpinan Gubernur Hidayat, Kerukunan Warga Bangka Belitung Diganjar Skor Harmoni Sangat Baik

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Sat, 10/10/2026 - 05:24

PANGKALPINANG - Kerukunan yang selama ini dijaga warga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berbuah prestasi. Pada pelaksanaan perdananya di era kepemimpinan Gubernur Hidayat Arsani, provinsi ini, kerukunan warga Babel melalui Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Babel tahun 2026 meraih skor 7,14 dan diganjar skor dengan kategori Sangat Baik, dari suara 20.750 responden di seluruh kabupaten/kota.

‎‎Gubernur Babel, Hidayat Arsani melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Babel, Burhanuddin, menyebut capaian ini dinilai sangat baik oleh Kementerian Dalam Negeri.

Ia berterima kasih kepada Kesbangpol kabupaten/kota yang telah mengisi kuesioner dengan memenuhi empat dimensi dan delapan variabel. "Artinya, sungguh luar biasa capaian IHaI untuk Provinsi Bangka Belitung pada tahun 2026 ini," ujarnya.

‎‎Menurut dia, angka IHaI membantu mengukur hasil kerja pemerintah dalam menjaga kerukunan, sejalan dengan program dan target kinerja Gubernur Hidayat Arsani.

‎‎Dari empat dimensi, Harmoni Keagamaan (D4) mencatat skor tertinggi, yakni 7,43, disusul Harmoni Budaya (D3) 7,16 dan Harmoni Sosial (D2) 7,10. Ketiganya berkategori Sangat Baik. Harmoni Ekonomi (D1) mencatat 6,92 dan menjadi satu-satunya yang masih berkategori Baik.

‎‎Burhanuddin menilai kerukunan beragama menjadi salah satu kunci hidup rukun masyarakat Bangka Belitung.

Ia menyebut, kebersamaan suku Melayu dan Tionghoa sudah mengakar sejak dahulu, tercermin dalam ungkapan Tong Ngin Fan Ngin Jit Jong, sebuah falsafah yang mencerminkan semangat kebersamaan, kesetaraan, dan keharmonisan antara etnis Tionghoa dan Melayu di Bangka Belitung. "Itu jelas sekali sudah kental di wilayah Bangka Belitung ini," katanya.

‎‎Hal sama berlaku bagi suku-suku lain yang merantau dan menggantungkan hidup di sini. Mereka turut saling mendukung dan menghormati kehidupan beragama warga sekitar.

‎‎Dalam pemetaan antarwilayah, Kabupaten Belitung Timur memimpin dengan skor 7,83, diikuti Bangka Selatan (7,31), Belitung (7,25), Bangka Tengah (7,24), Kota Pangkalpinang (7,19), dan Bangka (7,16). Bangka Barat mencatat 6,67 dan berkategori Baik.

‎Skor penguatan peran perempuan, pemuda, dan komunitas marginal (7,05) tercatat lebih rendah dibanding variabel lain di dimensi sosial.

‎Kesbangpol provinsi bersama kabupaten/kota, dijelaskan Burhan, akan memprioritaskan pemberdayaan gender, perempuan, dan kelompok marginal ke depan. "Sehingga tidak ada kesan kita memarginalkan gender maupun pemuda-pemudi kita," ujarnya.

‎‎Burhanuddin menegaskan, sebagaimana diamanahkan Gubernur, ia bertugas menjaga kerukunan dan keharmonisan di semua lini, baik agama, budaya, maupun hal-hal yang berpotensi memecah belah. "Bangka Belitung ini tidak boleh berpecah, kita harus harmoni terus," tegasnya.

‎‎Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga suasana yang tenteram dan tidak berhenti saling bertegur sapa, agar kerukunan di tengah masyarakat tetap terawat.

‎‎Sejalan dengan itu, Kepala Bidang Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Ormas Kesbangpol Babel, Dyah Fitri Inayati, yang menjadi koordinator IHaI bersama para PIC IHaI Kesbangpol kabupaten/kota, mengucapkan rasa syukur atas prestasi ini.

‎‎"Alhamdulillah, penilaian Indeks Harmoni Indonesia di Provinsi Babel tahun 2026, yang baru pertama kali dilaksanakan di provinsi ini, mendapat predikat sangat baik dengan nilai 7,14," ungkapnya.

‎‎Menurut Dyah, keberhasilan itu lahir dari kerja sama yang luar biasa antara provinsi dan seluruh kabupaten/kota, terutama peran Kesbangpol provinsi dan Kesbangpol kabupaten/kota.

‎‎Ia juga menyebut dukungan masyarakat, organisasi perangkat daerah, instansi terkait, serta dukungan penuh Gubernur Hidayat Arsani beserta seluruh bupati dan wali kota di Bangka Belitung.

‎"IHaI bukan sekadar angka indeks, tetapi alat bantu pemerintah dalam mengambil kebijakan untuk menjaga persatuan, kerukunan, toleransi, dan stabilitas sosial," katanya

‎‎Dyah berharap pelaksanaan IHaI ke depan semakin baik melalui kerja sama dan kolaborasi pemerintah daerah di provinsi maupun kabupaten/kota, bersama seluruh masyarakat Kepulauan Bangka Belitung.

 

Sumber: Dinas KominfoPenulis: YoskaFotografer: FloEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Suasana Haru Warnai Penyerahan Santunan ASN Peduli Babel, KORPRI & Taspen Rp109,9 Juta untuk Keluarga Alm. Sulastri

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Thu, 10/08/2026 - 11:50

PANGKALPINANG – Suasana haru mewarnai Ruang Kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Lantai I Kantor Gubernur Babel, Kamis (8/10/2026). Tangis haru tak terbendung saat penyerahan santunan senilai total Rp109.930.000 dilakukan kepada keluarga almarhumah Sulastri, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang semasa hidupnya mengabdi di Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudkepora) Babel.

Santunan tersebut diserahkan secara langsung oleh Sekda Babel, Fery Afriyanto, yang hadir mewakili Gubernur Babel, Hidayat Arsani, dan diterima secara simbolis oleh Dita, putri almarhumah Sulastri.

Rincian dana santunan yang diberikan mencakup tiga sumber, yaitu Program ASN Peduli Babel sebesar Rp5.000.000, dari Dewan Pengurus KORPRI sebesar Rp5.000.000, serta hak tabungan dan asuransi pensiun dari PT Taspen (Persero) senilai Rp99.930.000.

Momen penyerahan hak dan kepedulian bagi keluarga almarhumah tertsebut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah dan instansi terkait, diantaranya Kepala Disparbudkepora Babel Eko Kurniawan beserta jajarannya, Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Babel Yunan Helmi, Kepala Cabang PT Taspen Pangkalpinang Desi Mutiara Putri, perwakilan dari Bank Mandiri, sejumlah perwakilan dari gerakan ASN Babel Peduli, dan perwakilan KORPRI Babel.

Dalam sambutannya, Sekda Babel Fery Afriyanto menyampaikan duka cita yang mendalam atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel dan Gubernur Hidayat Arsani, mengapresiasi dedikasi almarhumah Sulastri yang telah memberikan kontribusi terbaiknya selama bertugas di lingkungan Pemprov Babel.

Sekda Babel Fery Afriyanto menegaskan bahwa dana santunan tersebut merupakan wujud nyata solidaritas dan rasa kekeluargaan antar sesama pegawai di lingkungan pemerintah daerah.

"Dana santunan ini merupakan hasil urunan dan kepedulian dari para ASN Pemprov Babel yang tergabung dalam gerakan ASN Peduli Babel. Ini adalah bentuk empati serta kebersamaan kita untuk saling meringankan beban anggota keluarga besar Pemprov Babel yang sedang tertimpa musibah," ujar Fery.

Selain itu, Sekda Fery menambahkan, pihak keluarga almarhumah nantinya juga akan menerima santunan tambahan dari BPJS.

"Selain bantuan yang diserahkan hari ini, keluarga almarhumah juga nanti akan mendapatkan dana dari BPJS senilai lebih kurang Rp42 juta. Saat ini klaim tersebut masih dalam proses penyelesaian berkas administrasi," lanjutnya.

Sekda Fery berharap dana santunan ini dapat meringankan beban finansial serta membantu kebutuhan keluarga yang ditinggalkan.

Sementara itu, Kepala Cabang PT Taspen Pangkalpinang, Desi Mutiara Putri, menjelaskan, penanganan klaim dan hak almarhumah dilakukan melalui pendekatan proaktif atau sistem jemput bola.

Langkah ini, dijelaskannya, merupakan komitmen PT Taspen dalam memberikan pelayanan prima, cepat, dan transparan kepada para aparatur sipil negara maupun ahli warisnya tanpa mengabaikan faktor kenyamanan keluarga yang sedang berduka.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Disparbudkepora Babel, Eko Kurniawan, mengenang almarhumah Sulastri sebagai sosok pekerja keras, berdedikasi tinggi, dan dikenal sangat baik oleh rekan-rekan sejawatnya di lingkungan dinas.

Eko menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam dan mendoakan agar amal ibadah almarhumah diterima di sisi Allah SWT serta bantuan yang diserahkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi keluarga.

Sementara, dengan mata berkaca-kaca, Dita mewakili keluarga almarhumah Sulastri menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemprov Babel, KORPRI, PT Taspen, serta seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuan.

Ia mengungkapkan, dukungan moril maupun materil ini sangat berarti bagi keluarga dalam menghadapi masa-masa sulit pascatragedi kehilangan orang tercinta.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Tim ASN Peduli BabelFotografer: Tim ASN Peduli BabelEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Sambut HUT Ke-26 Babel dan Masyarakatkan Olahraga, Gubernur Hidayat Gagas Senam Kreasi Budaya Melayu “Serumpun Sebalai”

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Wed, 10/07/2026 - 22:42

PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menggagas sebuah karya yang memadukan olahraga, kebudayaan dan semangat kebersamaan masyarakat, yakni Senam Serumpun Sebalai,

Senam ini akan diluncurkan pada rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada November 2026 mendatang.

Dibincangi di Pangkalpinang, Rabu (7/10/2026), Gubernur Hidayat menyatakan bahwa dirinya menginginkan Bangka Belitung memiliki senam yang bukan hanya membuat tubuh sehat dan bugar, tetapi juga membawa identitas dan budaya daerah, yang dapat menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan masyarakat.

“Budaya tidak cukup hanya disimpan sebagai warisan. Budaya harus dihidupkan, digerakkan, dan diwariskan. Melalui Senam Serumpun Sebalai, kita ingin mengajak masyarakat untuk sehat sekaligus mencintai budaya daerah,” ujar Gubernur Hidayat.

Lebih lanjut, Gubernur Hidayat menegaskan bahwa budaya daerah harus terus dihidupkan dan diperkenalkan kepada generasi berikutnya melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Atas dasar itu, senam ini digagas. Beragam gerak tradisi yang selama ini dikenal melalui berbagai kesenian daerah, dikemas dalam bentuk senam yang lebih dinamis, sehingga dapat diterima oleh masyarakat luas,” ucapnya.

“Sehat Berbudaya Bugar Bersama. Satu Semangat Satu Gerak, Jangan Lupa Bahagia. Bagi masyarakat yang ingin mempelajari koreografi Senam Serumpun Sebalai, bisa mengakses channel YouTube Diskominfo Babel di link https://youtu.be/SNSscOA5RIQ,” ajaknya.

Untuk diketahui, Senam Serumpun Sebalai merupakan senam kreasi budaya Melayu khas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dirancang sebagai salah satu persembahan Gubernur Hidayat Arsani bagi masyarakat, dalam momentum peringatan HUT ke-26 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang diperingati pada tanggal 21 November 2026 mendatang.

Nama Serumpun Sebalai merepresentasikan semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kepulauan Bangka Belitung.

Koreografi Senam Serumpun Sebalai mengambil inspirasi dari sejumlah gerak dasar tari dan kesenian tradisional khas Bangka Belitung, antara lain Kecupus, Dincak Dambus, Campak, Sepen, Cakter, Zapin, dan Gajah Menunggang.

Gerakan-gerakan ini, kemudian dikreasikan dan dipadukan dengan gerakan senam yang dinamis, energik, yang dapat diikuti berbagai kalangan masyarakat.

Karya ini melibatkan sejumlah insan kreatif daerah, di antaranya Sukma Wijaya sebagai pencipta lagu sekaligus koreografer, kemudian Zuryantina sebagai koreografer lainnya. Adapun aransemen musik, dikerjakan oleh Zulfikri Hilmi, dengan Nunung Rohmawati sebagai vokalis. Sementara itu, Budi Utama dan Ibnu Suzano bertindak sebagai pembina.

Senam ini tidak hanya ditujukan sebagai aktivitas untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan dan menghidupkan kembali kekayaan budaya daerah melalui gerakan yang mudah dilakukan secara bersama-sama.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Tim Humas HUT BabelFotografer: Dokumentasi Bid. IKPEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Buka DWP Mengajar, Noni Hidayat Dorong Siswa SMAN 1 Pangkalpinang Tingkatkan Minat Baca

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Tue, 10/06/2026 - 18:44

PANGKALPINANG — Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) sekaligus Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, membuka kegiatan DWP Mengajar, di SMA Negeri 1 Pangkalpinang, Selasa (6/10/2026).

Dalam sambutannya, Noni mengajak generasi muda di Bangka Belitung, khususnya para siswa di sekolah tersebut untuk terus meningkatkan minat baca. Karena, lanjut Noni, dengan membaca para siswa akan mengetahui banyak hal dan mampu menciptakan berbagai inovasi.

Noni mengatakan peningkatan minat baca anak merupakan pekerjaan rumah bersama, baik bagi guru maupun orang tua. Ia juga mengapresiasi fasilitas perpustakaan SMAN 1 Pangkalpinang yang dinilainya sudah sangat baik.

"Soal bagaimana mendorong anak-anak kita agar minat bacanya meningkat, itu merupakan pekerjaan rumah (PR) yang besar bagi kita semua, termasuk para guru maupun orang tua. Tadi saya lihat, perpustakaan sekolah ini sangat bagus," ujar Noni.

Menurut Noni, kebiasaan membaca tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membantu seseorang memahami informasi dengan lebih baik.

"Yang pasti, dengan rajin membaca, kita bisa berinovasi. Salah baca WhatsApp saja, bisa bikin salah persepsi, apalagi kalau tidak punya minat untuk membaca. Jadi, mari dorong anak-anak kita untuk terus meningkatkan minat bacanya," katanya.

Noni berharap program DWP Mengajar dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat, khususnya anak-anak di Bangka Belitung.

"Saya senang sekali di DWP ini ada program mengajar, yang tentunya menyentuh langsung ke masyarakat, khususnya ke anak-anak Bangka Belitung," ujarnya.

Noni juga berharap kegiatan tersebut dapat digelar lebih sering dalam satu tahun dengan materi yang disesuaikan dengan karakteristik setiap jenjang pendidikan.

"Mudah-mudahan dalam satu tahun, kegiatan ini sering dilaksanakan dan terus menyesuaikan dengan setiap jenjang sasarannya," kata Noni.

Sementara itu, Ketua DWP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sri Hidayati Fery Afriyanto, menjelaskan DWP Mengajar merupakan kegiatan sosial edukatif yang melibatkan anggota DWP dalam peningkatan kualitas pendidikan dan literasi.

"DWP Mengajar ini merupakan program DWP Pusat yang menyasar siswa di sekolah-sekolah dari berbagai tingkatan, mulai dari PAUD hingga SMA/SMK, bahkan perguruan tinggi atau bisa juga masyarakat," jelas Sri Hidayati.

Menurut Sri Hidayati, program tersebut menjadi bentuk pengabdian DWP melalui kegiatan mengajar, berbagi pengetahuan, pendampingan, serta penguatan karakter peserta didik.

Program DWP Mengajar, kata Sri Hidayati, tidak terbatas pada materi pelajaran, tetapi dapat diarahkan pada literasi, pendidikan karakter, kreativitas, keterampilan, dan motivasi belajar.

"Untuk di Bangka Belitung ini, program DWP Mengajar telah dilakukan di sejumlah PAUD dan hari ini kita laksanakan di SMAN 1 Pangkalpinang. Terkait konsep, hari ini sifatnya kami dan para kader DWP akan berbagi motivasi ke para siswa," jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala SMAN 1 Pangkalpinang, Jumani, menilai kegiatan DWP Mengajar memberikan nuansa positif bagi dunia pendidikan di daerah.

"Kegiatan ini sangat positif. Kami paham bagaimana anak-anak menjalani, mengarungi kegiatan. Mereka harus dididik, diberi edukasi dan berbagai hal-hal positif. Yang mana hal-hal positif itu, akan disampaikan oleh bunda-bunda dari DWP dan Bunda Literasi Bangka Belitung hari ini," tutur Jumani.

Jumani berharap kegiatan tersebut dapat memberikan inspirasi kepada para peserta didik. "Semoga pelaksanaan kegiatan ini bisa menginspirasi anak-anak didik di sekolah kami," pungkasnya.

Usai membuka kegiatan, Noni mengunjungi sejumlah kelas di SMAN 1 Pangkalpinang. Ia menyapa para siswa dan memberikan beberapa soal mata pelajaran Bahasa Indonesia kepada sejumlah siswa.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: J. SupranaFotografer: J. SupranaEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Bunda Literasi Babel Ajak Guru SMAN 1 Pangkalpinang Seimbangkan Perkembangan Teknologi dan Penguatan Kualitas SDM

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Tue, 10/06/2026 - 16:42

PANGKALPINANG — Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, mengajak kepala sekolah dan guru SMAN 1 Pangkalpinang menyeimbangkan perkembangan teknologi dengan penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Menurut Noni, kemajuan teknologi yang berlangsung pesat harus diiringi kesiapan SDM agar dunia pendidikan mampu mengikuti perubahan zaman.

"Di era sekarang ini, teknologi sangat berkembang. Kita memang harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman, supaya kita tidak tertinggal,” kata Noni dalam sambutannya saat pembukaan acara Dharma Wanita Persatuan (DWP) Mengajar di SMAN 1 Pangkalpinang, Selasa (6/10/2026).

Noni mengatakan penguasaan teknologi saja tidak cukup jika tidak dibarengi kualitas SDM yang memadai.

"Teknologinya ada, SDM-nya kurang mumpuni, itu juga bisa tertinggal. Jadi dua-duanya harus sejalan,” ujarnya.

Menurut Noni, perkembangan teknologi membawa manfaat sekaligus tantangan bagi generasi muda. Karena itu, ia menilai keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan penguatan kualitas SDM penting diterapkan di lingkungan sekolah, termasuk di SMAN 1 Pangkalpinang sebagai salah satu sekolah unggulan.

“Kami yakin, sekolah ini bisa menerapkan keseimbangan dua hal ini ke para siswa. Kami optimis, sekolah ini akan terus mencetak generasi-generasi penerus terbaik untuk Pangkalpinang dan Bangka Belitung ke depannya,” ujarnya.

Selain kemampuan akademik dan penguasaan teknologi, Noni mengingatkan pentingnya penguatan pendidikan karakter kebangsaan bagi siswa. Ia meminta nilai-nilai kebangsaan tetap menjadi pijakan di tengah perubahan zaman."Jangan sampai norma-norma kebangsaan kita menjadi hilang,” pesannya.

Noni menilai pendidikan karakter tidak dapat dipisahkan dari penguasaan pengetahuan dan teknologi. Ia berharap SMAN 1 Pangkalpinang terus melahirkan generasi yang memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter yang kuat.

"Kita butuh SDM penerus yang baik dan berkarakter. Peran sekolah dan guru sangat diperlukan," ujarnya.

"Mari bersama-sama pastikan, generasi penerus kita mampu mengikuti perkembangan teknologi, tanpa kehilangan nilai-nilai kebangsaan, yang menjadi pijakan dalam kehidupan," pungkasnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: J. SupranaFotografer: Jo Fandi/FarisEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Pages

Subscribe to Biro Organisasi aggregator